Seni Budaya MTB Pukau Warga Belanda

AMBON, SM – Delegasi Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) menjadi menjadi pusat perhatian warga Belanda keturunan Indonesia, khususnya masyarakat Belanda keturunan Tanimbar.
Ini terlihat dengan tingginya animo masyarakat Belanda yang mengunjungi stand pameran Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

” Tidak itu saja, beberapa komoditi yang dibawa dari Maluku Tenggara Barat, seperti kain tenun dan patung khas Tumbur habis terjual dalam pameran tersebut. Ini menunjukan  besarnya minat warga Belanda akan produk kerajinan dari Maluku Tenggara Barat atau MTB, ” ujar  Bupati MTB, Petrus Fatlolon.
Tidak hanya hasil kerajinan berupa kain tenun dan patung dari Tumbur, menurutnya seni budaya berupa  tarian Tnabarila dan lagu lagu daerah Maluku Tenggara Barat juga mendapat atensi dan perhatian yang besar dari masyarakat Belanda.

Beginilah Seni Budaya MTB Pukau Warga Belanda. (foto/sm)

“Sejalan dengan itu, dalam pertemuan bisnis atau business meeting antara delegasi Kabupaten Maluku Tenggara Barat dengan Pemerintah  Belanda. Kami telah menandatangani yang namanya Letter Of Intent (LOI), atau  surat minat untuk membeli atau mengembangkan beberapa sumber daya alam di MTB termasuk potensi seni dan budaya, ” terangnya.
Kedepan LOI tersebut akan ditingkatkan menjadi MoU ( Memorandum Of Understanding) atau nota kesepakatan bersama antara pemerintah kabupaten  Maluku Tenggara Barat  dan Pemerintah Belanda.

Fatlolon menegaskan, Pemerintah MTB akan menyiapkan berbagai hal yang dibutuhkan guna kerja sama tersebut.
“Tentunya untuk regulasi atau aturan akan kami sesuaikan dengan regulasi dari pemerintah pusat. Sedangkan untuk produk kerajinan dan home industri, akan kami kemas dalam kemasan yang lebih menarik perhatian dan minat pembeli, ” terangnya.

Diakui Bupati Maluku Tenggara Barat itu, banyak manfaat yang berhasil didapat Pemkab MTB dalam kunjungan ke Belanda.
“Keuntungan dan manfaat itulah yang nantinya kami elaborasi sesuai kultur daerah kami untuk dikembangkan, guna kesejahtraan masyarakat Maluku Tenggara Barat,”tandasnya. (SM01)

3 tanggapan untuk “Seni Budaya MTB Pukau Warga Belanda

    • Agustus 19, 2018 pada 1:25 pm
      Permalink

      Setuju Pak. Mari kita dukung pembangunan di Maluku

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *