Harga Bahan Pokok Masih Stabil

 

AMBON, SwaraMaritim – Harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Ambon baik Pasar Mardika maupun Pasar Batu Merah dan Pasar Gotong Royong hingga hari ini masih tetap stabil.

Di Pasar Mardika dan Batu merah, pedagang menawarkan harga beras premium jenis Bulir Mas maupun Beras Tawon mencapai Rp13.5000 per kg, beras medium pengadaan Perum Bulog Maluku Rp10.000 per kg, beras Dua Udang dan WTJ Phinisi Rp12.500 per kg dan beras pulut Rp23.000 per kg. Selain itu ada juga beberapa jenis beras tanpa merek yang ditawarkan para pedagang dengan harga Rp11.000 hingga Rp12.000 per kg.
“Terserah barapa mau beli yang mana. Hanya saja harga berbeda-beda sesuai dengan merek beras,” ujar Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dsiperindag) kota Ambon, Rina Silooy, Rabu (25/7).

Dia mengatakan, di Kota Ambon sekarang ini banyak beras yang masuk ke pasar tradisional maupun pasar-pasar swalayan, jadi tinggal memilih mana yang senang dikonsumsi.
“Memang sekarang ini banyak masyarakat yang membeli beras operasi pasar Perum Bulog Maluku selain harganya murah yakni Rp10.000/kg, juga berkualitas baik dan tidak basi kalau disimpan dari malam hingga pagi hari,” ujarnya.

Dia menambahkan, harga kebutuhan lain yakni gula pasir kristal putih di pasar tradisional bervariasi mulai Rp12.500 hingga Rp13.000 per kg, minyak goreng kemasan Rp16.000 per liter, terigu protein tinggi Rp12.000 per kg, dan terigu protein sedang Rp10.000 per kg.

Sedangkan susu kental manis Bendera 390 gr Rp 11.000 per kaleng, susu bubuk Dancow 400 gram Rp 43.000 per kotak dan susu bubuk Indomilk 400 gram Rp 42.000 per kemasan.

Daging ayam broiler beku yang selama ini dipasok dari Surabaya dijual dengan harga Rp 38.000 per kg, daging ayam kampung jenis pejantan berkisar Rp 75.000 hingga Rp 85.000 per ekor, tergantung ukuran dan daging sapi segar Rp 100.000 per kg.

Harga telur ayam ras masih tetap dijual dengan harga bervariasi yakni Rp 1.600 hingga Rp 1.800 per butir tergantung ukuran, sementara harga telur ayam kampung Rp 3.000 per butir.

Dia memgakui, seluruh harga yang di pasaran tidak mengalami masalah, semuanya masih di dalam standar normal belum ada pelonjakan harga.
“Masyarakat Kota Ambon tidak perlu takut pelonjakan harga karena samua harga ini selalu di pantau Disperindag Kota maupun Provinsi tiap harinya,” tandasnya. (SwM02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *