BPOM Gelar Bimbingan Teknis Traceability dan Recall Pangan

AMBON, SwaraMaritim – Direktorat Pengawasan Pangan Risiko Tinggi dan Teknologi Baru Badan POM dan Balai POM Maluku gelar Bimbingan Teknis Traceability dan Recall Pangan Bagi Produsen Menengah, Importir dan Distributor se-Maluku, pada Kamis (30/8) di Hotel Swissbel Ambon.

Menurut Kepala BPOM Maluku, Hariani, penting sekali bagi pelaku usaha pangan untuk memahami prinsip Traceability (ketelusuran) dan Recall (penarikan) bila ada masalah mutu di lapangan. Produk dengan segera harus DITARIK. “Kegiatan ini penting untuk diadakan, agar para distributor dan agen memahami pentingnya  prinsip  Traceability  (ketelusuran) dan Recall (penarikan) bila ada masalah mutu di lapangan. Produk dengan segera harus DITARIK,”jelasnya.

Dia menghimbau kepada seluruh pelaku usaha untuk disiplin menerapkan SOP dan CPPOB (Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik), termasuk penerapan Costum Traceability dan Recall Pangan. Hal ini sangat penting dalam peningkatan mutu produk dan jaminan perlindungan masyarakat.
“Sistem Mutu di perusahaan harus diterapkan secara konsisten, catat apa yang dikerjakan dan kerjakan apa yang dicatat,” ungkapnya.

Dia mengatakan, kualitas suatu produk yang di nikmati dengan Halal oleh konsumen pastinya akan bisa menyehatkan masyarakat Maluku.
“Oleh karena itu kita sebagai konsumen harus teliti dan jeli dalam mengkonsumsi produk-produknyang sekarang beredar karana tidak semua produk makan dan kosmetik itu halal dan baik untuk di gunakan dan di konsumsi,” tandasnya.

Dia menambahkan, BPOM Maluku telah lakukan tindakan penegasan bagi seluruh distributor mau yang ada di pasaran.
“Kami akan lakukan pengawasan ketat bagi seluruh distributor yang ada di pasaran, karena dengan begitu kita bisa mencegah bahaya dari bahan-bahan kimia yang terdapat pada kosmetik maupun makanan, dan jika kami mendapatkan ketidak layakana dalam produk tertentu akan kami tarik dari pasaran,” jelasnya. (SwM02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *