46 Peserta MTQ Maluku Akan Berangkat Ke Medan

AMBON, SwaraMaritim – Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Provinsi Maluku Kamis (4/10) akan diberangkatkan ke Medan untuk perlombaan MTQ tingkat nasional.

Kafilah MTQ yang terdiri dari 46 orang ini dilepas langsung oleh Gubernur Maluku, Said Assagaff di Aula lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Rabu (3/10).

Provinsi Maluku mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti cabang lomba seperti Tilawah Al’Quran, Hifzil 1 dan 5 Jus, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, dan Karya Tulis Ilmiah Al’Quran.

Cabang Tilawah terdiri dari golongan tartil Quran, anak-anak, remaja, dewasa, dan qiroat. Cababg Hifzil yakni 1 juz dan tilawah, 5 juz dan tilawah, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz. Cabang Syahril Quran putra dan putri beregu. Fahmil Qur’an putra dan putri beregu.

Gubernur Maluku, Said Assagaff berharap perwakilan dari Provinsi Maluku dapat menorehkan prestasi terbaiknya dalam ajang ini. “Peserta dan pelatih yang telah mengikuti pelatihan dan pembinaan, menurutnya takaran kita sudah berlatih, ikhtiar, tinggal bertawakal menunggu hasilnya. Yang lebih utama silahturahmi antar umat islam, kita menambah wawasan untuk memperkaya meningkatkan kemampuan, dan yang ketiga mempersembahkan yang terbaik berupa prestasi,” paparnya.

Ia juga berpesan agar para peserta dapat menjaga perilaku dan kesehatan sehingga nanti bisa tampil maksimal. “Hasil MTQ ini akan jadi bahan evaluasi kita kedepan, pelaksanaan MTQ jauh lebih siap dibandingkan tahun sebelumnya, latihannya lebih intensif dan hasilnya bisa maksimal, kalaupun belum ada prestasi tapi harus ada peningkatan hasil dari sebelumnya,” harapnya.

Ketua LPTQ, Ismail Usemahu mengatakan, tahun ini persiapan kafilah Provinsi Maluku sudah maksimal dari tahun sebelumnya. Berbagai pembinaan dan pelatihan telah dilakukan. “Masing-masing cabang dan golongan 2 peserta, kecuali fahmil dan syarhil beregu satu regunya 3 orang. Beberapa kegiatan MTQ sudah kita lalui, ini pelepasan kafilah, mereka akan berangkat lebih awal dari kegiatan yang akan dilaksanakan pada 6 Oktober, karena sebelum puncak kegiatan ada karnaval dan pawai ta’aruf yang tahun ini Maluku akan ikuti,”katanya.

Ia optimis untuk para peserta dapat meningkatkan prestasi dan memberikan prestasi terbaik untuk mengharumkan nama Daerahan. (SwM02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *