Kantor Imigrasi Ambon Tidak Sesuai Standar

AMBON, SwaraMaritim.com – Kantor Imigrasi Ambon yang terletak di Kudamati Ambon, dinilai tidak sesuai standar.

Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Imigrasi Ambon, Afrizal, kepada wartawan, usai mengikuti jalan santai dalam rangka Hari Bhakti Imigrasi yang ke 69.

“Jika ditanyakan apakah Kantor Imigrasi Ambon telah berbasis HAM, dapat dikatakan belum. Saya sudah berkolaborasi dengan instansi terkait untuk meningkatkan sarana dan prasarana kantor imigrasi Ambon. Karena jika dilihat dari segi pelayanan publik, letaknya juga tidak sesuai dengan standar, karena berada di daerah sekitar pemukiman masyarakat,”ungkapnya.

Dikatakannya, selain berada dikawasan pemukiman, kantor imigrasi Ambon juga tidak memiliki lahan parkir yang memadai. “Sebuah kantor yang memenuhi standar pelayanan publik, harusnya juga memperhatikan pelayanan bagi yang berkebutuhan khusus termasuk anak-anak. Tetapi jika dilihat dari kontur tanah dan bangunan serta lahan kantor imigrasi saat ini, sangat tidak memenuhi standar,”terangnya.

Menurutnya, dari hasil koordinasi dengan Pemerintah Kota Ambon, Walikota telah menyetujui untuk pembangunan kantor imigrasi yang baru. “Selain persetujuan dari Walikota Ambon, saya juga telah bertemu Sekda Provinsi Maluku. Beliau berjanji akan menindaklanjuti persoalan ini,”jelasnya.

Sementara itu Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Maluku, Pria Wibawa, mengatakan, akibat tidak memenuhi standar publik, Kantor Imigrasi Ambon yang sedianya akan mengajukan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) terpaksa ditunda.
” Mulai tahun ini kita diwajibkan harus berubah untuk mendorong UPT imigrasi untuk menjadi wilayah WBK dan WBBM. Inilah salah satu yang perlu saya katakan bahwa harusnya kemarin kantor imigrasi di Ambon sudah mengajukan WBK. Tapi karena layotnya yang kurang, jadi ditunda,”jelasnya.

Dengan demikian, dalam waktu dekat pihaknya akan mengusulkan Kantor Imigrasi Kota Tual untuk dijadikan WBK. “Tahun lalu kita sudah mengajukan dan dapat poin 7 dari Kementerian. Angkanya masih kurang sedikit. Jadi di tahun ini kami akan ajukan lagi,”tandasnya.

Dirinya berharap, Pemerintah Kota Ambon atau Pemerintah Provinsi Maluku bisa menghibahkan lahan untuk pembangunan Kantor Imigrasi Kota Ambon. (SwM01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *