Perumahan Di Maluku Meningkat

 

AMBON,SwaraMaritim.com – Data statistik kesejahteraan masyarakat provinsi Maluku tahun 2018 sesuai hasil survey sosial ekonomi nasional (Susenas) tahun 2019 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, menunjukkan kedaaan perumahan di Maluku meningkat jika dibandingkan hasil Susenas 2018.

Peningkatan itu antara lain, untuk status kepemilikan perumahan yang ditempati milik sendiri sebanyak 80,09 persen, yang beratap seng sebanyak 85,05 persen, rumah berdinding tembok 78,05 persen, berlantai semen 88,56 persen, rtumah tinggal berlantai jenis tanah 4,71 persen, sumber penerangan PLN sebanyak 88,69 persenm, rumah tangga yang menggunakan sumber daya air minum layak tercatat 52,36 persen dan rumah yang telah tercatat telah tersedia fasilitas buang air besart sebanyak 82,99 persen.

“Data tersebut menunjukan adanya peningkatan yang baik jika dibandingkan dengan hasil Susenas 2018 yang lalu,”ujar Gubernur Said Assagaff dalam sambutannya dibacakan Kepala Badan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Maluku, Lutfi Rumbia, pada rapat Koordinasi Forum OPD Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Provinsi Maluku, yang berlangsung di Marina Hotel,Kamis (21/2).

Walaupun demikian, Gubernur menyadari masih banyak pekerjaan yang perlu diselesaikan bersama guna mencapai target SDG’s 100-0-100 yaitu pencapaian air bersih hingga 100 persen di masyarakat, penurunan pemukiman kumuh hingga 0 persen dan peningkatan sanitasi masyarakat hingga 100 persen.

Untuk mencapai pembangunan Maluku kedepan, yang berkelanjutan diperlukan sinergitas antar semua stakeholder terutama antar pemerintah baik pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota.

Untuk itu, kata Assagaff diperlukan koordinasi antar sektor dimasing-masing tingkatan pemerintah. Dengan demikian, perencanaan pembangunan kedepan tidak lagi terkotak-kotak, menghindari ego sektoral maupun ego vertikal antara pemerintah pusat dan daerah, melainkan perencanaan disusun dengan saling mendukung dan melengkapi sesuai kebutuhan dengan hierarki kewenangannya masing-masing.

“Terkait dengan hal tersebut, saya mengajak kita semua untuk duduk bersama, berdiskusi, bersinergi dan menjalin kebersamaan dalammenghasilkan perencanaan yang baik dan matang serta bermanfaat bagi kebutuhan masyarakat,”pintanya. (SwM01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *