Pilihan Boleh Beda, Tapi Jaga Persatuan, Persaudaraan Dan Kebersamaan

AMBON, SwaraMaritim.com – Jelang Pemilihan Presiden ( Pilpres) dan Pemiliham Legislatif (Pileg), suhu politik di Indonesia semakin memanas, termasuk di Maluku.

Di media sosial terlihat berbagai simpatisan dan pendukung masing-masing calon presiden, saling meledek dan saling menjatuhkan.

Hal ini membuat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku, DR H Abdullah Latuapo MPdi, mengajak semua masyarakat Maluku untuk tetap menjaga persatuan, persaudaraan dan kebersamaan. “Semua orang punya pilihan sendiri dalam Pilpres maupun Pileg. Tapi perbedaan ini jangan membuat kita saling terpecah belah. Kita harus tetap jaga persatuan, persaudaraan dan kebersamaan,”tandasnya.

Menurutnya, siapapun yang nanti terpilih, akan menjadi pimpinan kita, bukan hanya pimpinan bagi orang yang memilihnya. Dengan demikian sebagai warga negara yang baik, kita harus bersatu untuk membangun bangsa dan negara. “Siapapum yang terpilih jadi presiden atau pimpinan, dia kan jadi pimpinan seluruh rakyat. Jadi kita semua harus bersatu untuk bangun negara ini. Sehingga harus tetap jaga persatuan dan kesatuan,”ujarnya.

Sebagai pimpinan umat di Maluku, Ketua MUI juga meminta agar jangan menyebarkan hoax. Karena informasi hoax itu menyesatkan dan merupakan fitnah. “Jangan jadi penyebar hoax. Karena hoax bisa menimbulkan sakit hati dan perpecahan dan menjadi bagian dari pembodohan. Mari jadi warga negara yang baik, yang mencintai negeri ini,”ungkapnya.

Selain itu, Latuapo juga menghimbau seluruh masyarakat Maluku untuk sama-sama mendukung pemerintah daerah, TNI dan Polri untuk menciptakan suasana aman, damai dan tentram dalam penghadapi Pilpres dan Pileg pada tanggal 17 April 2019 yang akan datang. “Mari kita dukung Pemda, TNI, Polri dalam menjaga kenyamanan dengan menciptakan suasana aman,damai dan tenteram, dalam Pilpres dan Pileg pada 17 April 2019 nanti,”himbaunya. (SwM02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *