Kehadiran ASN Lingkup Pemda Malteng Menggembirakan, Tuasikal Minta Dipertahankan

MASOHI, SwaraMaritim.com – Kehadiran ASN lingkup Pemerintah Kabupaten (Penkab) Maluku Tengah pada Senin (10/06/2019) pasca liburan panjang pelaksanaan hari Raya Idul Fitri 1440 H sungguh sangat menggembirakan.

Alasannya bahwa berdasarkan apel pagi jumlah ASN lingkup pemda malteng sebanyak 1.400 orang dan dalam pengambilan absensi yang langsung di lakukan oleh Bupati Tuasikal Abua dan Wakil Bupati Marlatu Leleury, kehadiran ASN di perkirakan mencapai 98 persen lebih.

Bupati minta agar kehadiran ini supaya terus di pertahankan oleh ASN pada setiap OPD, bukan saja pada hari pertama pasca libur melainkan juga pada hari-hari selanjutnya guna peningkatan disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) sesuai PP nomor 53 tahun 2010.

“Pengambilan absen hari ini bukan saja sebagai alasan untuk mengetahui tingkat disiplin ASN, namun sebagai pertanggung jawaban yang di sampaikan oleh Pemkab Malteng melalui BKPSDM kepada Menpan RB, Mendagri maupun Kepala BKN. Laporan ini sebagai hasil tindaklanjuti dari instruksi MenPAN RB,” tegas Tuasikal.

Selain laporan kehadiran ini di sampaikan ke MenPAN RB, Bupati mengharapkan agar kehadiran ASN ini juga sebagai cobtoh untuk pelaksanaan apel pada hari Jumat maupun hari Sabtu setiap minggu berjalan.

“Saya akan jadikan apel ini juga sebagai contoh pada masing-masing OPD pada unit kerja masing-masing. Saya minta agar setiap pimpinan OPD akan selalu melaporkan kehadiran ASN pada masing-masing wilayah kerjanya secara detail melalui BKPSDM,”pintanya.

Dalam pengambilan apel hari ini juga, Bupati minta agar Kepala BKPSDM untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap ASN baik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun tenaga honorer pada masing-masing OPD di lingkup Pemkab Malteng.

“Saya minta hari ini juga agar ibu kepala BKPSDM harus mengambil tindakan tegas kepada ASN organik maupun non organik yang tidak hadir tanpa alasan (alpa). Ibu harus menerbitkan surat teguran yang keras kepada yang alpa hari ini dan di sampaikan kepada saya (Bupati),”pintanya.

Dikatakannya, apabila dalam absensi yang nantinya di teliti oleh BKPSM, dan terdapat ASN yang alpa sampai 45 hari dalam satu tahun, maka Pemkab akan terbitkan SK terhadap ASN tersebut. (SwM03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *