Seorang Nenek Di Kayeli Menangisi Buaya Yang Ditangkap Sebagai Cucunya

BURU, SwaraMaritim.com – Masyarakat di Desa Kayeli dikagetkan dengan kemunculan seekor buaya di sungai. Hal ini diawali ketika salah seorang warga Kayeli, Yani Madapongan, pada jam 4 sore di hari Kamis (04/07/2019) dari Desa Namlea menuju ke Desa Kayeli dengan menggunakan Speed boat. Pada saat memasuki sungai Desa Jayeli, Kecamatan Teluk Kayeli, Kabupaten Buru, tiba – tiba melihat seekor buaya di pinggiran sungai.

Setelah tiba di Desa Kayeli, Yani langsung memberi tau kepada masyarakat desa bahwa ada seekor buaya berada di sekitar sungai. Kemudian masyarakat Desa Kayeli mendatangi tempat penemuan buaya di seputaran sungai Kayeli dengan membawa alat tajam berupa tumbak dan parang untuk mencari buaya tersebut dengan mengunakan perahu sampan jenis kayu.

Pada saat itu salah satu warga, Yono Wael, melihat buaya tersebut dan melemparkan tumbaknya ke arah buaya, dan mengenai leher buaya. Setelah terkena alat tajam, buaya tersebut sudah tidak berdaya dan kemudian buaya di ikat dengan mengunakan tali dan di seret ke tepi sungai.

Melihat kejadian tersebut ada salah satu warga yang bernama Samiasa Bugis, yang tinggal di tepi sungai tersebut, mendatangai dan melihat buaya yang di tangkap oleh masyarakat Desa Kayeli, dengan ciri – ciri atau tanda fisik pada buaya yang tidak memiliki kaki kanan depan. ke
Kemudian Samiasa Bugis mengaku bahwa buaya tersebut adalah kembaran cucunya yang saat itu lahir dengan wujud manusia dan satunya lagi buaya, yang memiliki ciri – ciri fisik tidak ada kaki kanan depan. Ciri fisik ini sama dengan yang dimiliki buaya tersebut. (SwM01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *